Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman
Jakarta (B-Oneindonesia.com) – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Kamis (26/2/2026). Habiburokhman mengaku telah menghubungi Kapolda Metro Jaya, meminta polisi menangkap pelaku peyiraman air keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus.
Komisi III DPR RI mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengaku telah menghubungi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dan meminta agar pihak kepolisian bergerak cepat mengusut kasus tersebut, dan menangkap para pelaku.
Ia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap korban, pasca-insiden peristiwa penyiraman air keras.
“Terhadap Andrie Yunus juga harus dilakukan pengawalan maksimal agar beliau benar-benar aman dari ancaman kekerasan susulan,” ungkapnya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/3/2026).
Politikus Fraksi Partai Gerindra itu pun menegaskan tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk kekerasan kepada warga negara.
Menurutnya, segala perbedaan pendapat seharusnya tidak boleh direspons dengan kekerasan dan premanisme. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Pasal 28G UUD 1945.
“Pasal 28G UUD 1945 secara jelas mengatur bahwa setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi,” ujarnya dilansir dari laman resmi DPR RI.
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal, di wilayah Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut terekam di kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Dalam rekaman CCTV yang dikutip dari Video KompasTV, tampak dua terduga pelaku yang tengah berboncengan motor dan melintas di lokasi kejadian.
Pelaku yang datang dari arah berlawanan, kemudian terlihat menyiramkan air keras ke arah Andrie.
Seketika korban menjatuhkan motornya di pinggir jalan hingga berteriak histeris.
Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh. Luka bakar dilaporkan terjadi di area wajah, mata, dada, hingga kedua tangan korban dengan total mencapai 24 persen.







Komentar