Jakarta (B-Oneindonesia.com) – Aktivis 98 menggelar Sarasehan Lintas Generasi Peringati Reformasi 1998. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan untuk peringati 27 tahun berjalannya demokrasi di Indonesia.
Juru bicara Fasilitator Sarasehan Peringati Reformsi 1998, Eli Salomo, menyampaikan bahwa sarasehan tersebut bakal dihadiri Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dan aktivis senior Hariman Siregar yang bertindak sebagai keynote speak. Adapun tema sarasehan tersebut adalah “Demokrasi Politik Menuju Transformasi Demokrasi Ekonomi”.
“Maksud dari tema sarasehan ini adalah untuk mencari alur demokrasi ekonomi dari reformasi kita,” kata Eli melalui keterangan tertulis, Senin, 19 Mei 2025.
Eli menyampaikan, Indonesia telah mencapai demokrasi politik. Salah satu buktinya yaitu penerapan pemilihan langsung, mulai dari presiden, DPR, DPRD, kepala daerah, hingga kepala desa.
“Kami memandang sepanjang 27 tahun reformasi itu, rakyat memang telah menikmati demokrasi politik, tentu dengan berbagai kritik terkait demokrasi politik yang dibajak oleh pemodal, demikian juga kritik terkait money politic dalam setiap pelaksanaan pemilihan umum, baik Pilpres, Pileg maupun Pilkada dan Pilkades,” ungkapnya.
Dia menilai demokrasi politik yang telah dicapai tersebut harus menjadi modal dasar dalam melakukan akselerasi demokrasi ekonomi. Namun, dibutuhkan transformasi demokrasi ekonomi.
“(Demoksari ekonomi) untuk menjamin akses seluruh rakyat terhadap sumber-sumber kekayaan untuk hajat hidup orang banyak,” sebutnya.
Dia mengatakan, Reformasi 1998 memang telah mengundang datangnya liberalisasi ekonomi yang ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara pemerintah Indonesia dengan IMF. Menurut dia, masuknya IMF dengan LOI ketika itu menuai banyak kritik.
“Pendapat sejumlah pakar ekonomi politik menilai telah menjaukan gerbong demokratisasi ekonomi dari lokomotif penggerak sejarah peradaban bangsa,” ujarnya.
Relawan Arus Bawah Prabowo Subianto menyampaikan dukungan terhadap gelaran Sarasehan Aktivis 98 pada Rabu (21/5).
Sekjen Arus Bawah Prabowo, Ary Nugroho, mengatakan reformasi 1998 telah membawa demokratisasi politik yang signifikan.
“Indonesia telah menerapkan pemilihan langsung untuk presiden, gubernur, bupati, wali kota, hingga kepala desa, serta menjamin kemerdekaan berserikat, berpendapat dan pers,” kata Ary.
“Kita berharap pemaparan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Ketua DPR Puan Maharani membawa perspektif yang dalam terkait arah demokrasi ekonomi ke depan,” ujar Ary.
“Kita butuh transformasi demokrasi ekonomi agar seluruh rakyat memiliki akses terhadap sumber daya untuk kehidupan yang lebih baik,” sambungnya.
Hal yang sama dikatakan Aktivis Andy Arief “Dari Orde baru ke Orde Reformasi paska 1998 sampai kini, struktur dan kekuasaan politik berubah drastis, namun struktur ekonomi hanya sedikit bertambah kelas menengah. Segelintir orang masih tetap menguasai ekonomi” ujarnya.
Resolusi reformasi Mei 2025
Andy Arief mengajak dukung Pak Prabowo mempertahankan demokrasi dan mendisiplinkan segelintir penguasa ekonomi untuk tidak memikirkan kepentingannya sendiri. Apa yang sudah didapat dengan cara tidak lazim, dikembalikan secara baik-baik sampai kenyataan menunjukkan lain.
Lanjut Arief mengatakan, “Korupsi harus diberantas, tetapi tujuan bernegara bukan memberantas korupsi, melainkan untuk kemakmuran dan kemajuan rakyat” jelasnya.
Pembahasan soal demokrasi itu lah yang bakal dikupas dalam sarasehan tersebut dengan menghadirkan sejumlah pembicara. Yakni, Rocky Gerung, Syahganda Nainggolan, Prof. DR. Robertus Robet, Andi Rahmat, Feri Amsari, Habiburokhman, Melki Laka Lena, Masinton Pasaribu, Ester Indahyani, Salamuddin Daeng, dan Asfinawati.
Sarasehan bakal digelar di Hotel JS Luwansa, Jl Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu, 21 Mei 2025, pukul 12.00 WIB hingga selesai.







Komentar