Jakarta (B-Oneindonesia.com) – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan biodiesel B50 pada 9 Juli 2026. Implementasi B50 sendiri sudah berjalan sejak 1 Juli 2026.
“Ini info kepada kawan-kawan media, adapun peluncuran resminya akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1-2 pekan ke depan. Kalau tidak salah rencananya tanggal 9, nanti bisa dikonfirmasi ulang,” ujar Qodari di Gedung Bakom, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026).
Implementasi B50 sendiri adalah upaya diversifikasi energi dan pengurangan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.
Pemerintah mulai 1 Juli 2026 ini sudah memberlakukan implementasi biodiesel B50 yakni campuran bahan bakar minyak jenis solar dengan minyak sawit sebesar 50%.
“Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Menteri SDM No.257.K-EK.01-MEM.E-2026 tentang kewajiban pencampuran bahan bakar nabati jenis biodiesel dengan bahan bakar minyak berupa minyak solar sebesar 50% yang ditandatangani oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada 17 Juni 2026 di Jakarta,” ujar Qodari.
Arah pengembangan tersebut menjadi bagian dari peta jalan transisi energi untuk meningkatkan bauran EBT, memperkuat fleksibilitas sistem tenaga listrik, mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil secara bertahap, mendukung ekonomi hijau dan mencapai target net zero emission sesuai kebijakan pemerintah.







Komentar