Jakarta (B-Oneindonesia.com) – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta beberapa waktu lalu yang dimana saat itu Anies dan Ahok saling bersaing. Pada waktu itu FPI bersama Anies pendukungnya merasa tak punya modal apa-apa ketimbang Ahok yang didukung dengan sejumlah instrumen kekuatan yang ada di tanah air.
Di Jakarta waktu itu lawan Ahok tidak punya apa apa. Waktu Pilkada di Jakarta, Ahok didukung presiden, Kapolri, Panglima TNI, didukung semua media mainstream, partai-partai besar, didukung konglomerat, lembaga-lembaga survei, semua lembaga survei mengatakan Ahok menang satu putaran dia akan mendapat 70 persen suara.
Kemudian, Ahok kala itu diatas kertas diprediksi akan menang lantaran memiliki seluruh kekuatan yang diperlukan guna melenggang mulus menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun, kenyataanya berbalik, Ahok akhirnya kalah dan batal menjabat sebagai orang nomor satu di Ibu Kota negara.
Militansi FPI yang Pernah Menangkan Anies, Sekarang Dukung Ridwan Kamil & Suswono di Pilkada Jakarta 2024
Ketua DPD Front Persaudaraan Islam DKI Jakarta, Habib Zein bin Umar Alatas mengumumkan sikap politik mereka untuk Pilkada Jakarta 2024.
Dalam surat keputusan Nomor 017/SK-PILGUB/DPD-FPI-DKI/JumadilAwal/2024, DPD FPI DKI Jakarta menjatuhkan pilihannya kepada pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil & Suswono untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta periode 2024-2030.
“Bahwa dengan ini kami menyatakan untuk mendukung pasangan Calon Gubernur H Ridwan Kamil dan Calon Wakil Gubernur H Suswono dalam Pilkada 2024,” tulis Surat Keputusan yang tandatangan oleh Ketua, Sekretaris dan Penasihat DPD FPI DKI Jakarta, Sabtu (16/11).
Oleh sebab itu, sikap politik ini sekaligus menjadi amanat kepada para anggota dan laskar FPI di seluruh DKI Jakarta untuk bersama-sama memenangkan Ridwan Kamil – Suswono (R1DO).
Sekaligus memberikan amanat untuk tetap menjaga stabilitas dan kerukunan antar seluruh masyarakat Indonesia, dan juga menghormati perbedaan pilihan politik yang ada.
“Diserukan kepada seluruh anggota FPI DKI Jakarta khususnya serta umat Islam di wilayah DKI Jakarta dalam menghadapi Pilkada 2024, agar tetap selalu menjaga ukhuwah Islamiyah seta menjaga ketertiban umum dalam Pilkada yang berasaskan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, serta beradab demi meraih ridho Allah SWT,” tegasnya.
Disampaikan Habib Zein, bahwa alasan mengapa pihaknya mendukung Ridwan Kamil dan Suswono di Pilgub Jakarta, karena keduanya telah menandatangani pakta integritas dengan FPI.
Di samping itu, pasangan Ridwan Kamil dan Suwono dianggap paling memiliki sedikit keburukan ketimbang dua pasangan lainnya, yakni, Pramono Anung Wibowo – Rano Karno, dan Dharma Pongrekun – Kun Wardhana Abiyoto.
“Memperhatikan maklumat yang telah dikeluarkan Tipilar, Dewan Pimpinan Daerah Front Persaudaraan Islam DKI Jakarta memilih pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur yang paling sedikit mudharatnya dalam Pilkada 2024 khususnya DKI Jakarta,” tutur Habib Zein.







Komentar