Prabowo Tegur Kader Gerindra yang Arogan Usai Menjabat Kepala Daerah
Jakarta(B-Oneindonesia.com)-Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa dirinya mengetahui adanya kepala daerah dari Partai Gerindra yang menunjukkan sikap arogan setelah menjabat. Pernyataan disampaikan Prabowo saat memimpin akad massa.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menunjuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang turut hadir dalam acara.
Ia menyampaikan bahwa meskipun Dedi berasal dari Gerindra, jika terbukti melakukan pelanggaran, maka akan tetap diusut.
Namun, Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa Dedi bukanlah sosok yang bermasalah.
Selanjutnya, Prabowo menyampaikan bahwa seorang politisi tidak seharusnya menyimpan dendam politik.
Ia menekankan bahwa perbedaan partai bukanlah hal yang harus dipermasalahkan dalam menjalankan tugas kenegaraan.
Menurutnya, dalam kontestasi politik, pihak yang menang harus merangkul yang kalah, dan yang kalah harus mendukung yang menang demi kepentingan rakyat.
Prabowo menyampaikan bahwa masyarakat tidak menyukai pemimpin yang penuh dendam dan suka bertengkar.
Ia menilai bahwa pertikaian antar pemimpin merupakan kesalahan besar yang tidak sesuai dengan semangat kebangsaan.
Prabowo juga mengkritik paradigma lama yang menurutnya sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini.
Ia menyebut bahwa perang ideologi sudah berakhir dan bangsa Indonesia telah sepakat menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara.







Komentar