Jakarta (B-Oneindonesia.com) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Mabes TNI, Senin (13/7/2026). Kapolri datang didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri.
Mobil iring-iringan Kapolri tiba di Kejagung sekitar pukul 15.25 WIB. Kapolri dan beserta jajaran datang menggunakan mobil van Mercedes-Benz Sprinter berwarna hitam.
Dari daftar nama penumpang mobil, Kapolri didampingi Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Kalemdiklat Polri Komjen RZ Panca Putra, Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, dan Astamarena Kapolri Komjen Wahyu Hadiningrat.
Selain itu ada Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri, As SDM Kapolri Irjen Anwar, Aslog Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan, Koorsahli Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak, Kadivpropam Polri Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Kadivkum Polri Irjen Agus Nugroho.
Kemudian Kadivhubinter Polri Irjen Amur Chandra Juli Buana, Kakorlantas Polri Irjen Wibowo, Kadensus 88 AT Polri Irjen Sentot Prasetyo, Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Waastamaops Kapolri Irjen Laksana, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen M Nazly Harahap, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen R Firdaus Kurniawan, Kapusjarah Polri Brigjen Abas Basuni, dan lainnya.
Setibanya di lokasi, Kapolri langsung masuk ke dalam gedung utama Kejagung. Setelahnya, beserta jajaran Polri juga masuk ke dalam gedung.
Bertemu Kapolri, Jaksa Agung Jamin Polri-Kejagung Solid: Jangan Berpikir Kami Rival
Usai pertemuan tertutup, Jaksa Agung menegaskan Kejagung dan Polri di bawah pimpinan Jenderal Sigit solid.
“Jangan berpikir kami ini rival, kami ini adalah versus, tidak,” kata Burhanuddin kepada awak media.
Burhanuddin mengaku sudah mengenal baik Kapolri sejak lama. Oleh karena itu menurutnya silaturahmi ini adalah hal yang biasa.
“Jangan juga berpikir karena ada hal-hal sesuatu kemarin, ini adalah silaturahmi yang biasa kami lakukan, kami selalu berpikir bagaimana perbaikan ke depan,” katanya.
Sementara itu, Kapolri mengaku merasa terhormat diterima oleh Jaksa Agung dan jajarannya. Dia berharap sinergitas antara Polri dan Kejagung bisa terus diperkuat.
“Kami mendapatkan kehormatan diterima untuk bisa bersilaturahmi dan beraudiensi terkait dengan beberapa hal yang tadi kita bicarakan, untuk bagaimana ke depan antara kejaksaan dan kepolisian, sebagai satu ikatan aparat penegak hukum di dalam criminal justice system, tentunya terus kita perkuat, kita perkokoh,” ujar Kapolri.
Sebelumnya, penanganan sejumlah kasus hukum tengah menjadi perhatian publik. Berawal saat Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Kepolisian RI (Kortas Tipidkor Polri) dan Polda Metro Jaya melakukan penggeledehan di sejumlah lokasi.
Polisi menggeledah beberapa tempat itu untuk mengusut tiga kasus dugaan korupsi besar yakni terkait kasus pengadaan batu bara yang memicu blackout di Sumatra dan sejumlah daerah, kasus Asabri hingga kasus penyelesaian utang dari PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.
Publik lalu dikagetkan dengan penjagaan rumah mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah oleh barisan anggota TNI.
Belakangan Febrie ditetapkan sebagai tersangka tetapi penanganan kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.
Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri melakukan silaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di Aula Gatot Subroto mulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi momentum memperkuat soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri sebagai dua institusi utama penjaga kedaulatan negara.
Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Panglima TNI yang didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono, Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, serta sejumlah pejabat utama Mabes TNI lainnya.
Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menegaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya soliditas TNI dan Polri sebagai pilar utama dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Tentunya menyambung apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, bahwa TNI-Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan bangsa. Yang tentunya, kita memiliki kewajiban untuk terus terjaga agar TNI-Polri tetap solid, ujar Jenderal Sigit.
Menurutnya, kekompakan kedua institusi menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai program dan kebijakan pemerintah.
Karena ini adalah kunci utama agar negara kita, sebagaimana apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden, terus bisa menjalankan program-program kebijakan dari Bapak Presiden. Dan itu semuanya bisa berjalan kalau TNI dan Polri solid, lanjutnya.
Kapolri juga mengingatkan adanya berbagai upaya dari pihak-pihak tertentu yang berpotensi memecah belah hubungan TNI dan Polri. Oleh karena itu, ia menegaskan komitmen seluruh jajaran Polri untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kerja sama dengan TNI.
Karena banyak yang memiliki kepentingan untuk memecah belah TNI dan Polri. Jadi di kesempatan ini, tentunya kami bersama para pejabat utama dalam hal ini akan terus meningkatkan sinergitas, soliditas dengan TNI, katanya.
Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya apabila terdapat persoalan yang perlu dibahas bersama demi menjaga keharmonisan hubungan kedua institusi.
Dan tentunya terkait dengan hal-hal yang mungkin harus dibicarakan, dikomunikasikan karena ada hal-hal yang mungkin berusaha untuk memecah belah TNI-Polri, silakan untuk bisa langsung berkomunikasi dengan seluruh pejabat utama yang ada. Kami terbuka untuk itu, tutup Jenderal Sigit.













Komentar